Selasa, 28 Juni 2011

Role Model

Seseorang mengeluarkan statement, "Yang saya tidak mengerti mengapa Izza selalu menyebut orang-orang yang sukses tanpa sekolah?"

Jawabku: "Saya lebih suka menyebut orang yang sukses tanpa sekolah sebagai pembelajar sekolah kehidupan. Dan mengapa saya selalu menyebut mereka? Itu karena, menurut Anthony Robbins, motivator terkenal kelas dunia (yang cuma lulus SMA tapi banyak di antara muridnya menyandang gelar PhD), jika seseorang pemula menginginkan sukses, maka dia harus memiliki role model, alias tokoh yang bisa dijadikan acuan. Contoh sederhana saja, Lionel Messi, pebola terbaik saat ini, tentu saja memodel Diego Maradona."

Jadi, saya tidak mengerti mengapa Anda tidak mengerti alasan saya sering menyebut para PEMBELAJAR SEKOLAH KEHIDUPAN. Itu karena saya berbeda dengan Anda, yang adalah orang sekolahan. Tapi saya mengerti bahwa Anda juga pasti sekolah karena mengacu pada banyak orang seperti teman-teman, orangtua, atau siapapun saja di dunia ini yang sekolah.

Menurut saya kita harus adil. Yang boleh memiliki model bukan hanya orang-orang sekolah saja, tetapi juga pembelajar sekolah kehidupan. Sama seperti orang kulit hitam memodel Muhammad Ali, Barack Obama, atau Oprah Winfrey. Orang-orang sekolah silakan saja menjadikan Habibie sebagai panutan. Tapi kami, para pembelajar sekolah kehidupan, juga punya hak yang sama untuk menyatakan kepada dunia bahwa Newton, ilmuwan agung paling berpengaruh sepanjang sejarah, adalah manusia anti sekolah (formal), tapi cinta belajar... (sumber pernyataan saya yang terakhir dalam posting ini adalah buku mega bestseller karya Ippho Santoso yang berjudul 7 Keajaiban Rezeki halaman 150.)